Ketahui! Ini Dia Jenis Kemasan Farmasi yang Umum Digunakan
9 Feb 2026
Kemasan farmasi sering kali terlihat sederhana, padahal perannya jauh lebih besar daripada sekadar pembungkus obat. Dari tablet kecil hingga cairan injeksi, semua bergantung pada kemasan untuk tetap aman, stabil, dan layak dikonsumsi hingga masa kedaluwarsa.
Banyak kasus penurunan mutu obat bukan karena formulanya, melainkan karena kemasan yang kurang tepat. Lalu, apa saja jenis kemasan farmasi yang umum digunakan dan mengapa setiap lapisnya memiliki fungsi berbeda?
Nah, di artikel ini akan Formindo akan membahasnya lebih lanjut. Yuk, simak terus!
Klasifikasi Utama Kemasan Farmasi
Sebelum membahas materialnya, penting memahami bahwa kemasan farmasi memiliki tingkatan fungsi yang saling melengkapi. Setiap lapisan dibuat bukan tanpa alasan, melainkan untuk menjawab risiko berbeda dalam siklus hidup obat.
Kemasan Primer
Kemasan primer adalah lapisan pertama yang bersentuhan langsung dengan obat. Botol tablet, blister, ampul, atau vial termasuk dalam kategori ini, dengan tugas utama melindungi obat dari cahaya, udara, dan kelembapan.
Mengapa lapisan ini penting? Karena kesalahan kecil pada kemasan primer dapat langsung memengaruhi stabilitas zat aktif. Itulah sebabnya materialnya harus inert dan telah melalui uji kompatibilitas ketat.Kemasan Sekunder
Kemasan sekunder berfungsi membungkus kemasan primer, biasanya berupa kotak karton atau label luar. Di sinilah informasi penting seperti dosis, aturan pakai, komposisi, dan efek samping disampaikan secara jelas.
Selain fungsi informatif, kemasan sekunder juga membantu identifikasi produk di rak apotek. Tanpa lapisan ini, risiko kesalahan konsumsi bisa meningkat.Kemasan Tersier
Kemasan tersier digunakan saat distribusi dan penyimpanan skala besar. Karton master, pallet, atau shrink wrap menjadi pelindung utama dari benturan selama transportasi.
Lapisan ini memang tidak bersentuhan langsung dengan pasien, tetapi justru menentukan apakah produk sampai ke tujuan dalam kondisi utuh atau rusak di jalan.
Baca Juga: Butuh Custom Kemasan Farmasi & Kosmetik? Ini Solusi yang Aman & Sesuai Standar
Jenis-Jenis Kemasan Farmasi Berdasarkan Materialnya
Setelah memahami fungsinya, kini saatnya melihat lebih dekat material yang digunakan dalam kemasan farmasi. Setiap bahan dipilih berdasarkan karakter obat yang dilindunginya.
Kemasan Plastik (PET)
Plastik PET banyak digunakan untuk botol sirup dan tablet. Ringan, kuat, dan tahan terhadap reaksi kimia, menjadikannya pilihan efisien untuk produksi massal.
Keunggulan lainnya adalah ketahanan terhadap benturan. Saat distribusi jarak jauh, risiko pecah dapat ditekan secara signifikan.Kemasan Blister & Strip
Blister dan strip dirancang untuk melindungi tablet atau kapsul secara individual. Setiap unit terpisah, higienis, dan mudah diambil sesuai dosis.
Kenapa bentuk ini populer? Karena perlindungan terhadap oksidasi dan kelembapan jauh lebih optimal, terutama untuk obat yang sensitif.Kemasan Kaca
Untuk obat injeksi dan sediaan steril, kaca masih menjadi standar emas. Ampul dan vial kaca bersifat netral, tidak bereaksi dengan obat, serta tahan terhadap proses sterilisasi suhu tinggi.
Meski lebih berat dan rapuh, tingkat keamanannya sulit tergantikan untuk produk farmasi tertentu.Kemasan Lipat (Folding Cartons)
Kemasan lipat atau folding cartons berperan sebagai rumah terakhir sebelum obat sampai ke pasien. Selain memperkuat perlindungan, kemasan ini juga menjadi media branding dan edukasi.
Informasi lengkap, desain jelas, dan struktur kokoh menjadikan kemasan ini tidak sekadar estetis, tetapi juga fungsional.
Jenis Kemasan Farmasi Berbahan Plastik Mika
Material ini banyak digunakan karena transparan, ringan, dan mampu memberikan perlindungan optimal sekaligus menampilkan produk dengan jelas.
Sebagai produsen yang memang berfokus pada pengolahan material plastik mika, Formindo secara khusus melayani kebutuhan kemasan farmasi dengan material ini. Dengan spesialisasi tersebut, setiap desain dapat diproduksi secara presisi dengan model custom sesuai kebutuhan industri.
Mengapa Pemilihan Kemasan Farmasi Sangat Penting?
Pemilihan kemasan farmasi bukan sekadar mengikuti tren industri. Ada alasan ilmiah dan regulasi ketat di balik setiap keputusan material dan desain.
Perlindungan Lingkungan
Kemasan yang tepat mampu melindungi obat dari sinar UV, kelembapan, dan oksigen. Perlindungan ini terbukti dapat memperpanjang masa simpan obat hingga 2–3 tahun sesuai karakter produknya.
Tanpa perlindungan memadai, kualitas obat bisa menurun jauh sebelum tanggal kedaluwarsa.Keamanan Anak (CRP)
Child Resistant Packaging (CRP) dirancang untuk mencegah anak membuka kemasan obat secara tidak sengaja. Tutup model push-and-turn menjadi standar yang diakui secara internasional, termasuk oleh FDA.
Keamanan ini bukan tambahan, melainkan kebutuhan wajib pada banyak produk farmasi.Informasi dan Kepatuhan Regulasi
Label yang jelas dan terbaca membantu pasien memahami cara konsumsi yang benar. Kepatuhan terhadap regulasi BPOM menjadi fondasi kepercayaan konsumen terhadap sebuah produk.
Tanpa kemasan yang informatif, risiko kesalahan penggunaan meningkat.
Baca Juga: Seberapa Rumit Membuat Plastik Kemasan Custom? Begini Proses Produksinya
Standar Kualitas Kemasan Farmasi yang Baik
Agar berfungsi optimal, kemasan farmasi harus memenuhi standar mutu tertentu. Berikut beberapa kriteria yang wajib dipenuhi:
Non-toxic dan Non-reactive
Material tidak boleh bermigrasi atau bereaksi dengan obat, dibuktikan melalui uji leach sesuai standar USP.Sertifikasi ISO dan CPOTB
Menjamin proses produksi mengikuti standar mutu farmasi global yang konsisten dan terkontrol.Tamper-evident
Segel pengaman yang menunjukkan apakah kemasan pernah dibuka, sebagai perlindungan dari pemalsuan produk.
Standar ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan pasien.
Kesimpulan
Jadi, kemasan farmasi tidak pernah berdiri sendiri. Kombinasi kemasan primer seperti HDPE atau blister dengan kemasan sekunder karton menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan, efektivitas, dan kepercayaan terhadap obat.
Dengan memilih material food grade, sistem keamanan anak, serta kepatuhan regulasi, kualitas produk dapat terjaga hingga ke tangan konsumen.
Dan, untuk kebutuhan kemasan farmasi yang aman, terstandar, dan sesuai regulasi, Formindo siap menjadi mitra yang membantu memastikan setiap produk terlindungi dengan optimal.





